Perdana Merbabu

Halo sahabat!! setelah berbulan bulan saya gak posting blog, akhirnya detik ini saya memberanikan diri untuk postig blog. entah kenapa akhir2 ini saya sering ketakutan ketika nulis blog. tubuh ini terasa bergetar gak karuan. telinga ini seperti ada yang membisikkan kata-kata. bisikan itu terdengar pelan di kuping saya. saya pun berusaha pelan2 untuk konsentrasi untuk mendengar kata-kata yang dibisikan pelan ke kuping saya. dan sampailah akhirnya terdengar kencang bisikan itu. ” Geng!! BANGUN!! “, dan ternyata saya ketiduran. hahaha…

Oke, kalo liat judulnya nih postingan saya bukan mau memperkenalkan produk provider telekomunikasi baru. mungkin sahabat kira bakal buat saingan perdana telk*ms*l atau perdana LX. postingan kali ini saya mau cerita pengalaman pertamakali saya melakukan pendakian gunung merbabu😀

awalnya kami ber 6 berangkat dari jogja ke basecamp jam 7 malam. perjalanan dari jogja ke basecamp yang berlokasi di magelang sekitar 3 jam perjalanan.  dalam perjalanan ke basecamp kami ber 6 sudah dipertemukan dengan sebuah rintangan. motor mio yang saya pake gak kuat sodara sodara. karena harus bawa beban 2 orang plusss 2 carrier yang beratnya kurang lebih 10 Kg. alhasil saya dan 1 oang temen saya nyicil jalan kaki menuju lokasi, yg rencanya rombongan motor yang sudah bawa barang2 kembali turun buat bawa saya dan teman saya, namun belom sampe setengah perjalanan nongol dari kejauhan mobil pickup. dan eng ing eng…..keknya enak kalo numpang *kata otak saya*. yaudah, dengan segenap kepercayaan diri dan jiwa raga saya saya pun dengan ramahnya menyapa (red: menyegat)

Saya: ( kaki kanan maju kedepan kaki kiri ke belakang, tangan kanan melambai lambai, tangan kiri masuk kantong )

Sopir pickup: (mengurangi kecepatan)

Saya: pak, numpang ke basecamp njiihh…*nyengir kuda*

Sopir pickup: oohh…njihh. monggo….

Saya: *lompat2 kegirangan*

Sopir pickup: *heran*

Saya: *lompat masuk ke dalem bak belakang pickup*

sampe di basecamp sayapun segera mencari mesjid/mushola untuk melakukan solat isya’. kemudian kami ber 6 melakukan persiapan sebelum melakukan pendakian. yang pasti perut jangan sampai dalam keadaan lapar ataupun kekenyangan. karena ini pendakian pertamasa saya, sebelumnya saya sempat membayangkan basecamp itu pasti bentuknya tenda2 gt di kaki gunung, eh gak taunya rumah masyarakat desa setempat yang bersedia dijadikan basecamp 😀. Okeee…, sudah jam set 11 malam. kami ber 6 pun segera melakukan pendakian. tentunya sebelum mulai melakukan perjalanan kami berdoa bersama sejenak, agar semuanya selalu di berikan keselamatan dalam perjalanan.

Perlahan-lahan kami mulai mendaki, selangkah demi selangkah kami sambil merasakan segaranya udara pegunungan dan dinginnya malam ketika itu. makin ke atas makin terlihat kerlap kerlip lampu kota Yogyakarta. tapi Subhanallah…..pemandangan kota Jogja, Magelang sekitarnya dari atas bener2 sungguh indah.

Dari awal kami ber 6 sepakat untuk gak terlalu terburu buru, kalo dalam bahasa inggris istilahnya “Alon-alon asal kelakon”😀. Malam itu bisa dibilang cuaca agak sedikit kurang mendukung. karena angin saat itu berhembus sangat kencang, sangking kencangnya suara yg terdengar kek suara mesin jet. gak kerasa berjalan, jam sudah menunjukkan jam 01:00 tapi belum masuk pos 1, padahal kurang lebih sudah 2 jam setengah kami di perjalaan. perlahan lahan kami lanjutkan perjalanan yang berharap pos 1 sudah semakin dekat, karena kami sepakat buat mendirikan tenda di pos 1 untuk kami beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan besok karena angin berhembus semakin kencang.

Gak terasa jam sudah menunjukkan pukul 02.00, namun kami juga belum menemukan pos 1. perasaan saya sudah gak enak, nih pos 1 aja sejauh ini gimana ke pos 2-nya ya..hahahah. akhirnya kami memutuskan buat beristirahat sejenak sambil mencari lokasi yang kira2 bisa di dirakan tenda sementara karena angin semakin kencang berhembus. saat kami lagi beristirahat dari arah bawah terlihat cahaya senter redup2 mendekati kami, yang ternyata dua orang sakti yang juga mau menuju puncak merbabu. kenapa saya bilang sakti, soalnya kami ber 6 semuanya melakukan pendakian ini pake sepatu, jaket tebal berlapis, kaos kaki, sarung tangan. eeehhh ni dua orang sahabat yang bertemu kami ini sandalan jepit, sarungan, jaket 1 lapis, pake senter hp 1 biji. hahahahaha….benar2 sakti ini menurut saya, mas bro!!! dan saat itu juga kami ber 6 disadarkan sama dua sahabat itu,

Temen 1: mas, pos 1 masih jauh po?

Dua Sahabat: welah, pos 1 wes kelewat ADOH bosss. nah, tu diatas bentar lagi masuk pos 2.

Saya: huuuffff….*menghela nafas, garuk2 kepala*

Temen 1: ooowwhh…*garuk2 kepala juga*

Temen 2: nah tho, apa q bilang dah lewat tuh pos 1 *sambil melotot melotot*

Temen 3: ehhmm.

Temen 4: zzZZZzz…*sambil meluk carrier*

Temen 5: oowwhh..*asik ngupil*

karena pos 2 sudah dekat dan malam semakin larut kami pun segera melanjutkan perjalanan.

Beberapa saat kemudian kami pun sampai di pos 2. gak terasa jam sudah menunjukkan pukul 02.30 dan suhu saat itu benar2 duiiinnggiiinnn sekali. kami bergegas mendirikan tenda agar bisa kami gunakan untuk beristirahat.

pagi harinya kami berencana untuk melanjutkan perjalanan ke puncak, namun karena kabut gak hilang-hilang kami membatalkan rencana itu. So, akhirnya kami berfoto foto di depan tenda aja…hahaha. nih potonya,

4 thoughts on “Perdana Merbabu

  1. merica bubuk says:

    Ageng, tampilan blogmu makin keren aja!!

    nice post.. he, tapi belum nyampe puncak yooo?? kamu sih, harusnya pake nyanyi “menuju puncak”nya Akademi Fantasi Indonesia itu.. hahahahahha..

  2. Ageng Sajiwo says:

    Waahhh…merica bubuk.
    Alhamdulillah….tengkiuuuu. hooh, sayang sekali sahabat. besok lagi insyaAlloh coba lagi menuju pucak yang pasti dengan menyenyikan lagu menuju puncak bersama-sama. yuk mari kita bernyanyi bersama sahabat!! ( -__-“) wkwkwkw…penasaran je kalo belum sampe pucak. heee..

  3. tieeFa dunQ says:

    acengg! hepi hepi hepi bday!
    wohoooooo!😀😀😀
    moga makin sukses karirnyaaaaa,,,jodohnyaaaaa,,,semua2nya yang berhubungan denganmu ceng ceng ceng,,
    aheee ahee aheee!😀

  4. tiara says:

    :)) semacam antiklimaks nih ah ceritanya! Udah seru2 naik gunung endingnya poto2 di depan tenda… -____- tapi kayaknya seru sekali, biar saya ga hobi naik gunung sama sekali, ogut kan girly bok… :)) *pemales aja sih sebenernya*😛

    hayuk atuh diupdate lagi blognya, apa kekurangan bahan cerita? pandangi saya saja, pasti nanti dapet inspirasi (buat maki2) hahahahah :))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: